SPPIKB Kembali Berubah,”Demo Berjilid” Giring Pensiunan Pos dengan dalih Kesejahteraan

SPPIKB Kembali Berulah,

Jakarta – suarakita.id .Serikat Pekerja Pos Indonesia Kuat Bermartabat disingkat SPPI-KB yang diketuai Andi Siswanto kembali menginisiasi sikap para pensiunan PT Pos untuk mensejahterahkan setelah tak lagi bekerja atau Purna Bhakti.

Iya Pak, jadi demo (hari ini-red). Alasan demo menurutnya karena mungkin apa yang selalu disampaikan tidak mendapat tanggapan yang baik dari para pimpinan pos. Diulas Ketum SPPI-KB Andi Siswanto kepada Serikat Buruh Pekerja Penerbit Percetakan & Media Patriot Pancasila melalui whattsapp Ketumnya Ir. H. Arse Pane (16/7/2022).

Alangkah baiknya, Pak Tonggo sendiri yang menginisiasi ini. Kami dari Serikat hanya sebatas support akan kegiatan ini. Karena ini adalah agenda dan aksi para Pensiunan Pos. cerita Andi Siswanto kepada Arse Pane & berharap Direktur SDM & Umum PT Pos Indonesia Tonggo Marbun turun tangan.

Ketua Law Firm Nusantara & Rekan Drs. HM Ali Badarudin, SH, MM Ingatkan Jangan Lakukan Demo, Kerumunan Pemicu Omicron Apalagi bila pensiunan yang sudah sepuh ada penyakit penyerta atau Komorbit!

Para pensiunan PT Pos Indonesia direncanakan hari ini (20/7/2022) akan melakukan demo secara long march mendatangi Gedung DPR RI Senayan dan Istana Kepresidenan.

Alasan demo dilakukan, ada tudingan Ketum SPPI-KB Andi Siswanto berhasrat jabatan “Dewas” atau Dewan Pengawas di Dapenpos. “Murni ini, tidak ada kepentingan. Murni perjuangan kami pensiunan Pos Indonesia ingin meningkatkan kesejahteraannya,” tulis Andi Siswanto dalam WAnya.

Ketua Law Firm Nusantara & Rekan, Drs. HM Ali Badarudin, SH, MM mengingatkan ini tanda yang bisa menjadi alarm waspada seiring kasus Covid-19 di Indonesia yang kembali mengalami kenaikan.

“Jangan lakukan demo Apalagi para pensiunan akan dijadwalkan turun ke jalan hari ini (20/7/2022)” demikian himbauan tegas Bro Ali (sapaan akrab-red) kepada Serikat Pekerja Pos Indonesia Kuat Bermartabat yang menginisiasi para pensiunan untuk demo.

Bukan tanpa sebab, ujar Bro Ali, seorang memiliki penyakit penyerta (komorbid-red) beresiko mengalami hambatan dalam proses penyembuhan ketika terserang penyakit lainnya.

Demo yang dikabarkan telah berulang kali (demo berjilid-red) ini alarm waspada bagi para pensiunan.

Ketua Advokat Kerja Indonesia itu menghimbau agar masyarakat saat ini tidak melakukan demo berduyun-duyun dengan massa banyak.

“Apalagi para pensiunan yang sudah sepuh. Baiknya lakukan percakapan antar pengurus dan mengutusnya untuk bermusyawarah dengan jajaran dan pihak terkait.”
Saat ini kondisi kasus Covid-19 di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir mengalami kenaikan. Melakukan demo dalam kerumunan, sebuah alarm waspada.

“Itu tidak mian-main, karena kasus Covid-19 mengalami kenaikan yang cukup mengkhwatirkan,” tegas Ali Badarudin yang juga Ketua Advokat Kerja Indonesia (AKI-red) seraya menghimbau para pensiunan supaya diinisiasi untuk bermufakat.

Ditambah lagi demo dengan massa yang banyak dapat berpotensi menyebabkan anarki tentunya akan diproses hukum.

Diketahui terjadi kenaikan kasus konfirmasi positif harian mencapai 1.678 orang per Selasa, 21 Juni 2022.

Dalam data tersebut, tercatat ada 6.070.933 kasus konfirmasi positif Covid-19 di Indonesia sejak virus corona pertama diumumkan pada awal 2020 hingga saat ini.

Pertambahan kasus konfirmasi harian tersebut lebih tinggi dibandingkan pada Senin (20/6) sebanyak 1.180 orang. Angka kasus konfirmasi positif harian tertinggi di DKI Jakarta (953), kemudian Jawa Barat (291) dan Banten (213)***

Pos terkait