Hotel Marbella, Anyer (03/03/2023). PLH Ketua Nursalim, Sekretaris Umum Fathan serta Waketum Eko Pranoto selesai menuntaskan agenda kerja di Serang, bertepatan dengan pelaksanaan Diklat oleh MPW PP Banten, dimana sejumlah anggota SPMI-PP turut menjadi peserta.
SPMI-PP menghadiri pembukaan sekaligus pendampingan anggota sebagai bentuk apresiasi.
Dimana Diklat Kaderisasi Pemuda Pancasila ini dihadiri Ketua Umum PP, Yapto S. Suryosoemarno. Dalam sambutannya, Ketum Yapto berpesan antara lain, bahwa saat ini yang diperlukan dari seorang kader bukan intelektual yang hanya pandai bicara. “Yang kita perlukan di era saat ini adalah intelektual yang sekaligus mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi,” tegasnya.
Sementara itu Ketua MPW PP Banten Johan Aripin Muba menyatakan bahwa Diklat Kaderisasi ini sekaligus menjadi tolok ukur loyalitas, karena itu fungsionaris MPW PP Banten yang tidak ikut serta nantinya akan direshufle.
Di kesempatan yang sama SPMI-PP mendapatkan arahan Sekjen PP Arief Rahman agar SPMI memprioritaskan program perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI) mulai dari pra penempatan sampai dengan purna penempatan. “Dengan demikian harapan kita manfaat keberadaan SPMI-PP bisa benar-benar dirasakan oleh pekerja migran Indonesia ,” ujar Arief Rahman.
Sisi lain, kepada media, Sekum SPMI-PP Fathan menjelaskan kepada media bahwa pendampingan terhadap anggota SPMI-PP diperlukan dalam rangka memberikan support agar nantinya bisa lebih maksimal membesarkan organisasi, sekaligus menjaga nama baik PP sebagai induk organisasinya. “Serikat ini Undang-undangnya berbeda dengan Ormas, inilah yang penting menjadi perhatian teman-teman di daerah, agar bisa mengatur irama yang sinergis,” ujar Fathan.
Hadir dalam acara tersebut Ketum PP Yapto S. Soerjosoemarno , Sekjen Arief Rahman, Pj. Gubernur Banten Al Muktabar, Danrem 064 dan utusan Polda Banten. (Ibra/her)