Oleh : Idat Mustari*
*Assalamu’alaikum*
Kata H.Bey Arifin, Penulis Buku ‘Hidup Sesudah Mati,’ bahwa Ruhlah yang menyebabkan kita hidup, yang menyebabkan kita dapat bergerak,yang menyebabkan kita melihat, mendengar, berpikir dan merasa.
Kalau ruh sudah meninggalkan kita, sekujur tubuh kita jadi kaku, akhirnya menjadi tubuh yang berbau busuk.
Yang mati adalah tubuhnya atau jasadnya, ruhnya tetap hidup, tidak mati selama-lamanya, tetap dapat mendengar, melihat, berperasaan dan berkesadaran.”
Jika dengan demikian ada orang yang matinya sudah ratusan bahkan jutaan tahun yang lalu sampai sekarang ruhnya hidup, bahkan hidup sampai hari kiamat. Hari penentuan dirinya ke Surga atau Neraka.
Artinya pula masalah sesudah mati adalah masalah jauh lebih lama dan lebih penting dari masalah sebelum mati atau masalah hidup.
Tapi entah kenapa banyak orang mungkin termasuk kita melupakan itu semua. Hidup di dunia yang sangat singkat justru menjadi jalan penderitaan sesudah mati.
Semoga saja di kita yang sudah memasuki usia setengah abad bisa mempergunakan sisa hidup di dunia ini dengan sebaik-sebaiknya.
Ya Allah selamatkan kami dalam kehidupan di dunia dan selamatkanlah pula kehidupan di akhirat nanti.
_Met Aktivitas, Met Berpuasa semoga Allah mengampuni kita dan mencatat kita dalam Catatan-Nya sebagai orang yang bahagia, panjang umur dan luas_ _rezekinya_ .
*Penceramah dan Komisaris BPR Kerta Raharja Kab Bandung