Suara kita. id,“Karena program-program ini penting bagi rakyat, saya ingin menekankan bahwa pelaksanaannya harus betul-betul tepat sasaran,” ujar Presiden saat memimpin rapat terbatas membahas efektivitas penyaluran program jaring pengaman sosial melalui telekonferensi dari Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa,(7/4).
Untuk diketahui, sejumlah kebijakan bantuan bagi masyarakat lapisan bawah telah ditetapkan pemerintah dengan dana yang dialokasikan sebesar Rp110 triliun.
Kepala Negara juga meminta agar penyaluran jaring pengaman sosial tersebut dapat dilakukan sesegera mungkin dengan mekanisme penyaluran yang dibuat juga seefisien mungkin.
Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa sejumlah program jaring pengaman sosial yang telah ditetapkan pemerintah dalam rangka menjaga daya beli masyarakat di tengah tanggap darurat Covid-19 harus benar-benar tepat sasaran.
Data-data kelompok penerima manfaat program tersebut harus dapat merinci penerima manfaat sehingga dapat dijamin keakuratannya. Keterlibatan pemerintah daerah dan desa juga diminta Presiden untuk diperhatikan.
Kemudian, Kepala Negara meminta agar penyaluran jaring pengaman atau bantuan sosial tersebut dapat dilakukan sesegera mungkin dengan mekanisme penyaluran yang dibuat juga seefisien mungkin.
“Gunakan cara-cara praktis, tidak berbelit-belit dan menyulitkan masyarakat. Rancang mekanisme yang melibatkan sektor usaha mikro dan kecil, pedagang sembako di pasar, dan jasa transportasi ojek sehingga bisa mengikutsertakan usaha-usaha yang di bawah,” tuturnya
Menyikapi hal tersebut Pemerintah Daerah melalui Dinas Sosial Kab. Sumbawa mengapresiasi terkait apa yang menjadi intruksi presiden Jokowi dalam menjaga masyarakat dari Virus Corona atau Covid -19 tersebut. Pasalnya Pemerintah pusat menggelontorkan anggaran 110 Triliun dan ada juga bantuan dari pemerintah provinsi.
Kepala Dinas Sosial Ir. Ahmad Yani melalui Kabid Banjamsos Mirajuddin kepada media ini mengatakan terkait dengan Jaring Pengaman Sosial (JPS), Gemilang yang dianggarkan pemerintah Provinsi NTB pada saat telecomfren dengan Bupati /walikota (7/4), kemarin menghasilkan bahwa Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah akan memberikan bantuan kepada 3937 KK di Kabupaten Sumbawa.
“Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah saat teleconfren dengan Bupati dan Walikota Se-NTB (7/4/), kemarin jadi akan memberikan bantuan kepada masyarakat miskin di Kabupaten Sumbawa sebanyak 3937 KK,” ujar Raju sapaan akrabnya kepada media ini, Rabu (8/4).
Selanjutnya Raju, saat ini sedang berproses validasi dan verifikasi data. Khusus verifikasi validasi dilakukan oleh pendamping desa. Tentu juga dibantu oleh teman – teman kami pendamping sosial di desa juga.
“Karena, laporan dari teman – teman mereka juga membantu. Namun, ditingkat kelurahan memang sepenuhnya pendamping sosial yang melakukan verifikasi dan validasi,” imbuhnya.
Oleh karena itu, semua data ini harus masuk besok (9/4). Karena, tanggal 15 april sudah bisa disalurkan sembako tersebut,” terang Raju.
Sementara ketika ditanya seperti apa bantuan yang akan diberikan oleh Pemprov? Raju menjelaskan belum tau secara pasti apa saja dan seperti apa sembako yang akan diberikan.
” Tapi yang jelas pemprov menggandeng PT Gerbang NTB Emas (perusahaan daerah red) jadi mereka nanti yang akan menyalurkan bantuan tersebut,” tutupnya (Zi/Dhy)