- Arab Saudi (05/02/2023)Arifin Yunus,
Ketua B2P3 Arab Saudi yang juga ketua SPMI-PP Perwakilan Arab Saudi menuturkan kepada media, menyoal pelayanan Konsulat Jenderal RI Jeddah yang menurutnya kurang respon, padahal tugasnya adalah melayani.
Terhadap PMI yang berniat pulang ke tanah air setelah puluhan tahun bekerja, terkesan dipersulit untuk mendapatkan basma atau Exit Permit. Bahkan menurut keterangan darinya, ibu Neni Kurniawati selaku KPW KJRI Jeddah menyatakan memberikan prioritas untuk PMI yang sakit. “Sesibuk-sibuknya melayani untuk orang sakit, tidaklah tepat jika menjadi alasan bagi yang sehat dan mau pulang untuk tidak dilayani, bahkan sampai berminggu-minggu tidak dikeluarkan,”ujar Arifin Yunus.
Lanjutnya, bahkan lucunya, jika ada rekomendasi partai ataupun LSM tertentu, terkesan begitu mudahnya. Padahal setiap warga negara berhak mendapatkan perlakuan yang sama di depan hukum dan pemerintahan, demi keadilan.
Demikian pula di Riyadh, ada PMI yang sakit mau pulang, Exit Permitnya tidak segera dikeluarkan. (ibra/her)
Menyoroti Pelayanan KJRI Jeddah, Arifin Yunus : PMI yang mau pulang apa harus sakit dulu baru dilayani?
