Sekilas Info

RUMAH TAHFIDZ & TAHSIN IBNU NAZAR BERDIRI DI CANDUANG

( Dr. Erianto Nazar, 18 November 2020 ). Setelah tertunda beberapa bulan sejak mei tahun 2020 kemarin akibat dampak pendemi virus Covid 19 akhirnya keinginan mendirikan Rumah Tahfidz & Tahsin di daerah V Suku Kenagarian Canduang Koto Laweh Kabupaten Agam Sumatra Barat dapat terwujud pada hari Minggu tanggal 15 November 2020 tepatnya di Jorong Bingkudu dengan peserta mendaftar yang sangat antusias diluar perkiraan pengelola. Tekad kuat untuk mendirikan tempat menghafal & tahsin Alquran yang representatif di wilayah Nagari Canduang Koto Laweh ini didasari oleh keinginan keluarga Almarhum Nazarlis & Almarhumah Masdiar yang menginginkan anak-anaknya menjadi anak saleh/ah yang mencintai alquran sehingga akhirnya menjadi motifasi dan tekad kuat anak anaknya untuk diwujudkan sehingga diberi nama “IBNU NAZAR” yang berarti anak pak nazar sebagai dedikasi dan amal saleh untuk almarhum keduanya. Disamping itu pendirian rumah Tahfidz & tahsin Ibnu Nazar ini diharapkan dapat mempersiapkan generasi mendatang para huffaz yang dipersiapkan  menjadi imam sholat, generasi muda yang mencintai qur’an serta membentengi anak kemenakan kita dari pengaruh negatif perkembangan tekhnologi berupa Handphone untuk main game atau menonton yang tidak pantas sebagaimana disampaikan oleh Dr. Erianto Nazar selaku penggagas rumah tahfidz & tahsin Ibnu Nazar yang meskipun sehari hari beraktifitas sebagai penegak hukum di Jakarta namun tidak menurunkan semangatnya untuk berbuat yang terbaik untuk anak kemenkan di kampung halaman.

Dalam menjalankan pengelolaan pendidikan rumah tahfidz & tahsin ini dibimbing langsung oleh ustaz Efrianto yang sehari-hari juga Kepala Sekolah Dasar Tahfidzhul Qur’An Ibnu Taimiyah Bukittinggi sekaligus putra asli V Suku Canduang alumni Akademi Darul Sunnah Medan dan pernah Tinggal di kota suci Mekkah 3 tahun dengan didampingi oleh beberapa generasi muda yang sudah biasa mendidik anak – anak menghafal qur’an dan sedang menjadi santri /alumni pesantren di Canduang Koto Laweh baik MUS atau MTI Canduang. Sementara dalam pengelolaan dalam bidang tekhnis non akademik dijalankan secara bersama-sama oleh seluruh keluarga besar, sahabat, anak keponakan serta seluruh lapisan masyarakat canduang koto laweh khususnya di V Suku Canduang.

Selain program tahfidz & tahsin untuk tingkat anak anak yang dilakukan dua kali dalam seminggu yaitu hari kamis dan minggu setelah shalat ashar, rumah tahfidz& tahsin yang statusnya dipinjamkan oleh keluarga almarhumah “Nenek Lawi” ini juga direncanakan akan membuat program menghafal dan menbersihkan bacaan alquran untuk kaum ibu – ibu setelah jumat dengan menghadirkan ustazah yang kompeten dan untuk malam hari direncanakan dapat dimamfaatkan oleh santri MUS untuk “mangulang kaji kitab” khusus laki laki. Semoga satu saat nanti dengan dukungan seluruh masyarakat Nagari Canduang Koto Laweh baik di kampung atau di perantauan dimanapun alquran benar benar membumi di Nagari Canduang Koto Laweh yang sudah terkenal dengan nagari produsen ulama dengan keberadaan inyiak Syekh Sulaiman Arrasuli pendiri Pesantren Madrasah Tarbiah Islamiah Canduang, Inyiak Syekh Ahmad Taher pendiri Pesantren Miftahul Ulumi Syar’iyyah, Inyiak Angku Lauk pendiri MTI III Kampuang yang dikenal Surau Teteng dengan murid yang sudah tersebar di nusantara dengan berbagai profesi sasuai harapan erianto nazar yang juga Alumni MTI Canduang. Amiin. (RED)

(Sumber Berita : jorongbingkudu)