Kerja Keras Timsus Polri Ungkap Kasus Tewasnya Brigadir J Mendapat Dukungan BPI KPNPA RI

Jakarta, Suarakita.id-Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara & Pengawas Anggaran RI  Tubagus Rahmad Sukendar kembali mengapresiasi dan mendukung kerja keras Timsus Polri dibawah Komando Komjen Pol Agung Budi Maryoto dalam menyelesaikan kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J).

Setelah Kapolri membentuk Tim Khusus dikomandoi Irwasum Polri dengan anggota Wakapolri, Kabaintelkam, Kabareskrim dalam mengungkap terjadinya peristiwa penembakkan Brigadir J dan, dari Timsus Polri dibawah komando Komjen Pol Agung Budi Maryoto atas perinrah Kapolri langsung bergerak cepat dengan melakukan pemeriksaan terhadap anggota polisi yang diduga menghambat penanganan perkara mulai dari jajaran Pati , Pamen sampai ketingkat Bintara dan Tamtama sehingga mendapatkan hasil Sekaligus dari Bareskrim telah menetapkan Bharada Richard Eliezer (Bharada E), Brigadir Ricky Rizal (Brigadir R), Brigadir Kuat Ma’ruf (Brigadir K) dan Irjen Ferdy Sambo (Irjen FS) sebagai tersangka.

“Langkah ini sejalan dengan sikap tegas Presiden Joko Widodo yang telah menginstruksikan agar Polri segera mengusut tuntas, jangan ragu-ragu dan jangan ada yang ditutupi. Seperti diketahui Beberapa kali Presiden Joko Widodo menekankan bahwa pengungkapan kebenaran kasus ini sangat diperlukan agar kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri tidak hilang. Kapolri Jenderal Timsus bentukan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo sudah menjalankan tugasnya dengan sangat baik,”ungkap Tubagus Rahmad Sukendar di Jakarta, Jumat (12/8/2022).

Ketua Umum BPI KPNPA RI juga menerangkan, berbagai langkah tegas yang telah dilakukan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo merupakan keseriusan Polri dalam memenuhi rasa keadilan masyarakat, terutama bagi keluarga almarhum Brigadir J.                   Dengan adanya sikap tegas dari Kapolri maka sepatut nya Masyarakat harus mendukung Polri agar bisa menuntaskan kasus tewas nya Brigadir J secara  terang benderang.

“Dengan mulai terungkapnya kasus wafatnya Brigadir J, diharapkan juga bisa mengakhiri berbagai kesimpangsiuran informasi yang sudah tersebar di berbagai media sosial. Sehingga masyarakat tidak menjadi korban miss informasi, yang justru menjadi kontradiksi terhadap upaya penegakan hukum yang secara serius sedang dilakukan oleh Polri , tutup kang Tb Sukendar. /Red

Pos terkait